Alergi Masakan Part 2
Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai definisi, gejala, dan faktor risiko alergi makanan. Kali ini akan diuraikan mengenai kuliner apa saja yang biasanya mengakibatkan alergi serta bagaimana tata laksana alergi makanan.
Makanan yang sering mengakibatkan alergi
Makanan yang paling sering mengakibatkan reaksi alergi pada orang cukup umur ialah jenis kerang-kerangan (seperti udang, lobster, dan kepiting), kacang- kacang mete, kenari, ikan, telur, dan kacang-kacangan. Sedangkan kuliner yang sering mengakibatkan reaksi alergi pada belum dewasa ialah telur, susu, kacang-kacangan, buah-buahan khusunya tomat dan strawberi.
Tata laksana
Menghindari kuliner yang mengakibatkan tanda-tanda dan tanda reaksi alergi ialah satu-satunya cara untuk menghindari reaksi alergi. Dianjurkan untuk berobat ke dokter bila anak anda mengalami rekasi alergi seketika sehabis ia mengkonsumsi makanan. Tata laksana emergensi (gawat darurat) sangat diharapkan bila anak anda mengalami tanda-tanda anaphylaksis.
Alergi kuliner biasanya juga diobati dengan beberapa cara secara bersamaan, tidak hanya menghindari zat yang mengakibatkan reaksi alergi, namun dokter juga menawarkan terapi untuk meningkatkan status gizi dan daya tahan badan pasien. Jika anak anda alergi terhadap beberapa materi makanan, biasanya dokter akan menawarkan aksesori atau vitamin untuk menggantikan zat gizi yang tidak sanggup ia konsumsi yang ada pada kuliner yang mengakibatkan ia alergi. Ibu yang menyusui dianjurkan untuk menghindari konsumsi kuliner yang sekiranya sanggup mengakibatkan alergi pada bayinya.
Komentar
Posting Komentar