Antioxidant, Proses Menua, Dan Teh Hijau

Proses menua merupakan proses penurunan fungsi organ yang progresif Antioxidant, Proses Menua, dan Teh HijauProses menua merupakan proses penurunan fungsi organ yang progresif. Terdapat aneka macam teori yang menjelaskan proses menua, diantaranya yakni teori radikal bebas. Teori radikal bebas merupakan teori yang menyampaikan bahwa proses menua terjadi jawaban kerusakan pada jaringan yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas ini dihasilkan oleh badan selama proses metabolisme normal. Kerusakan jaringan (yang sanggup menjadikan timbulnya aneka macam penyakit kronik) terjadi jawaban antioksidan (zat yang sanggup melawan radikal bebas) tidak cukup banyak untuk melawan radikal bebas yang ada. Untuk itu asupan makanan yang mengandung cukup antioksidan menjadi penting untuk melindungi badan dari aneka macam penyakit kronik.


Teh (teh hijau dan teh hitam) merupakan sumber utama flavonoid. Flavonoid dalam teh merupakan antioksidan yang cukup kuat. Diasumsikan bahwa kadar flavonoid yang tinggi pada teh hijau dan teh hitam sanggup melindungi sel dan jaringan dari kerusakan jawaban radikal bebas. Jenis flavonoid yang ada dalam teh yakni catechins seperti epicatechin (EC), epicatechin-3-gallate (ECG), epigallocatechin (EGC), dan epigallocatechin-3-gallate (EGCG). Kandungan catechin dalam teh tergantung pada aneka macam faktor sebelum daun teh dikeringkan menyerupai lokasi geografis tumbuhan teh tumbuh dan kondisi pertumbuhan pohon teh.


Kandungan flavonoid dari aneka macam minuman teh tergantung pada tipe teh (instant, atau bukan) dan persiapannya (jumlah yang digunakan, cara memasak, dan suhu). Kandungan flavonoid tertinggi ditemukan pada teh panas, kandungan ditemukan lebih sedikit pada teh instan, dan paling sedikit pada teh siap minum.


Sampai ketika ini masih terdapat aneka macam kontroversi pendapat mengenai efek teh terhadap kesehatan. Penelitian epidemiologi mengenai efek teh terhadap kesehatan dan kaitannya dengan jenis teh yang dikonsumsi dan cara peyiapannya masih sedikit ditemui.  Masih diharapkan penelitian lebih lanjut untuk mendapat data yang lebih  pasti

Komentar