Waspadai Risiko Kanker Pada Tahi Lalat
Perlu diketahui, tahi lalat sanggup bermetamorfosis kanker. Keganasan tahi lalat itu disebut Melanoma Maligna. Pada wanita, melanoma (tahi lalat) cenderung muncul pada lengan dan kaki, sedangkan pada laki-laki lebih banyak terdapat pada badan bab belakang. Penyakit ini sanggup terjadi kalau ada iritasi yang berulang pada tahi lalat.
Badan Penelitian Kanker International telah memfokuskan penelitian terhadap tahi lalat yang tumbuh pada kulit. Sebuah klinik yang ada di London telah memakai sebuah alat molecatching untuk mempermudah pendeteksian tahi lalat.
Baru-baru ini, King’s College London melaporkan bahwa sedikitnya ada 100 orang yang mempunyai melanoma beresiko terjangkit kanker. Sedangkan di Inggris, sedikitnya 1.500 orang meninggal dunia akhir terkena penyakit kulit dan sekitar 132.000 orang terkena kasus melanoma setiap tahunnya.
Untuk itu, perlu diwaspadai kalau tahi lalat Anda menampakkan tanda-tanda perubahan yang mengarah pada keganasan. Gejala yang dimaksud yaitu:
1. Ukurannya bertambah besar
2. Warnanya bertambah gelap
3. Mengalami peradangan
4. Terjadi perubahan warna menyerupai bintik-bintik
5. Mengalami perdarahan
6. Mengalami luka terbuka
7. Gatal
8. Nyeri
Bila terdapat tanda-tanda diatas, sebaiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter. Tahi lalat sanggup didiagnosa dengan biopsy atau analisa terhadap tahi lalat, yakni pemeriksaaan di laboratorium untuk memastikan adanya sel kanker atau tidak.
Jika kanker belum menyebar, tahi lalat sanggup diambil cukup melalui operasi ringan. Namun kalau sudah menyebar, dibutuhkan pembedahan dan kemoterapi ataupun radiasi. Semakin dini mengetahui perubahan tahi lalat menjadi ganas, semakin tinggi tingkat kesembuhannya.
Adapun, beberapa hal sanggup dilakukan untuk mencegah kanker pada tahi lalat, yakni:
Pertama, hindari kulit terkena sinar matahari antara pukul 10.00 hingga 16.00. Jika keluar rumah pada jam tersebut, jangan lupa gunakan krim pelindung matahari (cream UV protection) untuk melindungi kulit dari sinar ultraviolet atau menghindari pengaruh jelek matahari.
Kedua, segera periksalan tahi lalat Anda ke dokter kulit atau dokter bedah kalau terjadi perubahan menyerupai diatas. Perlu diketahui, kanker pada tahi lalat jarang ditemukan pada anak kecil atau orang berkulit hitam.
Komentar
Posting Komentar