Mari Kita Bicara Seks, Nak.....
KITA semua tahu betapa hebatnya belum dewasa kini yang semakin kritis bertanya. Bisa jadi ancaman kalau Anda tak sanggup memperlihatkan tanggapan yang bijak kepada mereka. Rasa ingin tau mereka yang tinggi lantas akan membawa mereka untuk mencari tahu sendiri jawabannya.
Terlebih lagi, seks bebas menjadi ancaman bagi putra-putri Anda di lingkungan luar. Apalagi maraknya video intim 'mirip artis' yang kini ini bertebaran di dunia maya, tentu saja warning bagi orang bau tanah untuk lebih menjaga putra-putrinya bermain di depan gerbang dunia tanpa batas.
Mengabaikan rasa ingin tahu alami belum dewasa Anda memang bukanlah hal yang bijak. Bahkan, studi Planned Parenthood mengungkapkan bahwa orang bau tanah yang berbicara terbuka dengan belum dewasa wacana seksualitas yang dibahas secara akurat dan jujur, justru tidak akan meninggalkan rasa ingin tau di dalam diri mereka.
Anda sanggup memulainya, untuk berbicara jujur wacana seks kepada putra-putri Anda sebelum terlambat. Saat kumpul keluarga, bahaslah topik seks ini dengan putra-putri Anda. Pakailah bahasa yang santai dan tak terkesan menggurui.
Planned Parenthood memaparkan empat langkah yang gampang dan sederhana untuk memulai percakapan ini bersama putra-putri Anda:
- Saat anak Anda bertanya wacana seks, jangan lantas kaget. Itu justru pertanyaan bagus, dan tanyakan kepadanya kenapa ia bertanya wacana hal itu. Ini memberikannya keyakinan bahwa bicara seks bukan lagi hal absurd atau tabu untuk dibicarakan bersama orang tua. Inilah kesempatan bagi Anda untuk mendorongnya bertanya lebih dalam kalau ia melihat atau mendengar sesuatu wacana seks.
- Menggali sedikit lebih dalam. Tanyakan apa pendapatnya wacana tanggapan Anda. Ini yaitu kesempatan Anda untuk mengetahui apa yang ada di benak dan pikiran putra-putri Anda dan lihatlah sejauh apa mereka mengenal seks.
- Berikan tanggapan yang jujur dan sesuai dengan nilai-nilai yang Anda terapkan. Misal, membahas kehamilan di luar nikah. Tak problem ini dibahas bersama putra-putri Anda biar mereka tahu imbas jelek dari seks bebas ini.
- Pastikan putra-putri Anda paham dengan tanggapan Anda. Untuk menyakinkannya, bertanyalah sekali lagi, "kamu sudah paham, atau ada pertanyaan lain yang ingin kau tahu?"
Setelah putra-putri Anda merasa nyaman berbicara seks dengan Anda, orang tuanya, jangan heran kalau tiba-tiba ia berhenti mengajukan pertanyaan. Dalam hal ini, Anda sanggup membuka percakapan dan diskusi yang memuat pesan mendidik.
Komentar
Posting Komentar